Kotamobagu

Cueki Edaran Mendikbud, Wali Kota Copot Kepsek SMK 2 Kotamobagu

Sejumlah Guru Kena Pemotongan TPP

Cueki Edaran Mendikbud, Wali Kota Copot Kepsek SMK 2 Kotamobagu

Tahlis Gallang

KOTAMOBAGU – Tak indahkan instuksi Menteri Pendidikan dan  Kebudayaan (Mendikbud), terkait dengan pelarangan aksi perpeloncoan di Sekolah, Kepala SMK 2 Kotamobagu dapat sanksi pencopotan dari Pemkot Kota Kotamobagu. Bahkan sejumlah guru turut mendapatkan sanksi berupa pemotongan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) selama dua bulan.

Pengantian Kepsek SMK 2 Kotamobagu, yang sebelumnya di jabat Sonny Mominta diganti dengan Gunawan Ponamon, yang secara resmi telah di lakukan pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan oleh Sekretaris Kota (Sekot) Kotamobagu, Tahlis Galang, di ruang kerja Sekot. Tahlis Galang, Sekot KK, mengatakan, mutasi pejabat di kalangan ASN adalah hal biasa.

”Evaluasi kinerja serta pertimbangan dan kajian yang matang adalah adalah dasar dari pemutasian pjabat ASN dan mutasi ini wajar.” Terangnya. Tahlis mengatakan, kepsek yang sudah di lantik harus mampu melaksanakan tugas barunya.

”Kami sudah pikirkan matang-matang, Kepsek lama statusnya hanya pelaksana harian (Plh), Kepsek baru yakni Gunawan Ponamon, ditunjuk sudah berdasakan kajian dan pertimbangan. Saya yakin dia mampu menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab.” Terang Tahlis.

Sebelumnya, Wali Kota Kotamobagu, Tatong Bara, berang akibat aksi yang berlangsung di SMK 2 Kotamobagu, atas aksi plonco bagi siswa baru masuk sekolah oleh pengurus Osis di sekolah tersebut.” Sanksi tegas kita harus lakukan. Edaran Menteri wajib di laksanakan, tidak boleh di abaikan.” Aku Tatong saat menghadiri, Halal Bihalal bersama dengan masyarakat di wilayah Kecamatan Kotamobagu Timur yang di langsungkan di desa Moyag. (Mwr)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Berita Terbaru

To Top