Kotamobagu

Demokrat Pelototi di Mulainya Lanjutan Proyek MRBM

Demokrat Pelototi di Mulainya Lanjutan Proyek MRBM

PT LBI Harus di Verivikasi Benar

KOTAMOBAGU – Lanjutan proyek pembangunan Mesjid Raya Baitul Makmur (MRBM) tahun 2016 segera dimulai. Hasil lelang tender oleh ULP Pemkot Kotamobagu, PT Lumbung Berkat Indonesia (LBI) sebagai pemenang tender dan dalam proses verivikasi faktual.

DPD II Demokrat Kota Kotamobagu, Ishak Sugeha, ingatkan agar semua pengambil kebijakan harus mawas diri dan bekerja sesuai tupoksi.

”Apa yang terjadi tahun 2015 harus jadi pelajaran besar atas tidak selesainya proyek bangunan Mesjid raya. Makanya pengambil kebijakan harus mengikuti apa yang di amanahkan Wali Kota berdasarkan kewenangan dan aturan. Tidak boleh keluar jalur.” Terangnya.

Ishak juga, menyentil pekerjaan kontraktor sebelumnya, agar diberi sanksi tegas.” PT Tirta Dea Adonic harus di black list agar ada efeck jera. Kemudian volume fisik yang bisa di bayar, hanya sesuai dengan apa yang terpasang dilapangan yaitu kurang lebih 11 % bukan 27 % atau melebihi besaran uang muka 20 % yang sudah terbayar pada kontraktor berarti kontraktor harus mengembalikan uang darah sebesar  kurang lebih 9 %, bukan sebaliknya.” Beber Ishak. Personil Komisi II Dekot ini, juga meminta ULP yang tengah melakukan verivikasi faktual pada PT LBI harus teliti.

”Siapapun pemenangnya  harus memenuhi standar kalayakan manajerial yang mumpuni bonafiditasnya diatas rata-rata, profesional dan bermoral. Jika konsep ini jadi pegangan, Insyah Allah kejadian 2015 tidak akan terjadi lagi.” Tegasnya.

Tak hanya itu, Ishak, menyinggung, pada pejabat SKPD terkait yang kurang memahami secara teknis agar bisa menghemat bahasa,” Pejabat yang kurang memahami secara teknis. Puasa dulu berkomentar, agar tidak membuat gaduh masyarkakat.” Singgung Ishak. Dia menambahkan bahwa DPRD dan Wali Kota sejak awal bersepakat untuk menyelesaikan pembangunan  walaupun kadang ada kendala tetapi semua bisa ada solusi. (Mwr)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

Most Popular

To Top