Hukum & Kriminal

Penculikan Anak Bukan Hoax, Anak 3 Tahun Warga Poyowa Besar Nyaris jadi Korban

Penculikan Anak Bukan Hoax, Balita Poyowa Besar Nyaris jadi Korban
Korban Aldafit Lantong (3) bersama ibunya Herlina Mondo (29) saat melapor di Mapolres Bolmong Senin (20/3)

MONGONDOW.CO, Kotamobagu –  Sepertinya para orang tua harus lebih meningkatkan pengawasan terhadap anak. Pasalnya, Senin (20/3) Kepolisian Polres Bolmong menerima laporan percobaan penculikan anak yang dilaporkan oleh ibu rumah tangga, Herlina Mondo (29) warga Desa Poyowa Besar, Kecamatan Kotamobagu Selatan.

 

Menurut pengakuan korban saat diwawancarai sejumlah media di Mapolres Bolmong, dirinya saat itu berada di kandang ternak ayam di perkebunan Kelurahan Matali bersama anaknya Aldafid Lantong.

 

Tanpa diduga tiba-tiba datang seorang pria tak dikenal langsung meraih anaknya untuk dibawa. Dengan sigap korban menggendong anaknya menghindari upaya dari pelaku yang ingin mengambil anaknya yang masih berumur 3 tahun tersebut.

 

“Saya sangat kaget ketika pelaku datang dan ingin merampas anak yang saat itu saya gendong,” kata Herlina.

 

Dengan naluri seorang ibu, korban berusaha mempertahankan anaknya yang saat itu digendong. Sempat terjadi tarik menarik antara dirinya dan pelaku. Untungnya korban mampu menghindar dan langsung melarikan diri meminta pertolongan kepada warga sekitar. Melihat korban melarikan diri sambil berteriak, pelaku akhirnya kabur meninggalkan lokasi kejadian.

 

“Kebetulan suami saya keluar mengantar telur, tak lama pelaku masuk dan menghampiri saya dan meminjam anak saya. Tapi saya tetap berusaha dengan sekuat tenaga mempertahankan anak saya agar tidak dibawa pelaku,” ungkap Herlina. Ditanya apakah korban kenal dengan pelaku, korban mengaku dirinya sama sekali tidak mengenal identitas pelaku. Dirinya hanya membeberkan bahwa ciri-ciri pelaku berpostur tubuh pendek, gemuk, alis tebal memakai kaos warna kuning dan celana pendek warna coklat.

 

“Saya tak kenal sama sekali. Yang pasti pelaku bertubuh pendek, gemuk dan pakai baju warna kuning dan celana coklat pendek,” ujarnya.

 

Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Bolmong, AKP Hanny Lukas, saat di konfirmasi, mengatakan pihaknya akan menindaklajuti laporan korban dengan melakukan penyelidikan untuk mengungkap kasus ini agar jelas.

 

“Kami akan dalami soal motif pelaku melakukan percobaan penculikan. Jangan sampai ada kemungkinan motif lain dibalik kasus ini,” jelan mantan Kasat Narkoba Polres Bolmong ini. (guf/mwr)

 

 

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Most Popular

To Top