Hukum & Kriminal

Warga Moyag Digemparkan Pembunuhan Sadis, Pembawa Kabar Diduga Depresi

Warga Moyag Digemparkan Pembunuhan Sadis, Pembawa Kabar Diduga Depresi
Arudji Pontoh (78) jacket biru warga desa Moyag yang di kabarkan di bunuh di perkebunan Due Desa Tobongon

MONGONDOW.CO, Kotamobagu – Jumat (14/4), Warga Desa Moyag, Kecamatan Kotamobagu Timur, digemparkan informasi tidak benar (Hoax) Pembunuhan terhadap salah satu warga yakni Aruji Pontoh (78), di wilayah Perkebunan Durian, Desa Tobongon, Kecamatan Modayag.

 

Warga Moyag Digemparkan Pembunuhan Sadis, Pembawa Kabar Diduga Depresi

Anggota Polsek Modayag, saat membawa Arudji Pontoh (78) dari perkebunan ke rumah di Desa Moyag

Informasi berhasil dihimpun, kabar palsu tersebut datang sekira pukul 08.00 Wita, sontak membuat ratusan warga bersama pemerintah desa dan aparat Kepolisian Sektor Modayag langsung bergerak menuju ke lokasi perkebunan.

 

” Ada dua orang yang datang memberikan informasi bahwa papa Dehan (Aruji, red) sudah tidak bernyawa lagi di lokasi perkebunan, katanya di potong-potong serta gubuk dibakar,” ungkap F.AR Mamonto meniru perkataan pemberi kabar palsu.

 

Setiba di lokasi perkebunan, ratusan warga terkejut, ternyata bapak (Aruji, red) yang dikabarkan sudah tak bernyawa itu masih dalam keadaan sehat wal afiat.

 

“Saat saya sampai di kebun, saya lihat bapak sedang memanen buah coklat,” ucap Dehan Pontoh anak korban informasi palsu.

 

Aparat kepolisian, pemerintah desa bersama warga pun langsung membawa pulang korban informasi bohong (Aruji, red) ke kediamannya.

 

Arudji Pontoh (78) saat disambut sanak dan keluarga seta Warga desa Moyaga

“  Anggota Polsek Modayag, saat menerima informasi kejadian langsung saja bersama warga menuju lokasi. Akan tetapi informasi tersebut tidak seperti itu, makanya korban yang di infokan langsung di bawa ke rumah di Moyag,” ungkap Kapolsek Modayag AKP  I Ketut Mantra melalui Aiptu Rusman Mamonto.

 

Sesampai di kediamannya di Desa Moyag, tangis bercampur haru keluarga dan warga masyarakat pecah.

 

“Kami keluarga sudah membeli kain kafan, tapi mendengar Papa Dehan (Arudji, red) tidak benar dibunuh langsung mengembalikan lagi ke toko,” ucap Titin Golonda keluarga korban dengan mata berkaca-kaca.

 

https://mongondow.co/2017/04/warga-moyag-digemparkan-pembunuhan-sadis-pembawa-kabar-diduga-depresi/Kepala Desa Moyag Rusmin Mamonto, mengatakan warga yang memberikan kabar palsu tersebut diduga mengalami gangguan jiwa.

 

“Saya langsung mengimbau kepada masyarakat agar tidak menghakimi pemberi kabar palsu tersebut, karena yang bersangkutan diduga dalam keadaan stres,” ujarnya.

Sementara itu pembawa kabar yakni SL (48) warga desa Moyag, pekerjaan petani yang juga berkebun di sekitar lahan perkebunan Kopi milik Arudji Pontoh (78). (guf/mwr)

 

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Most Popular

To Top