Hukum & Kriminal

Korupsi Dana Desa, Mantan Pjs Sangadi Modayag Resmi Ditetapkan Tersangka

DM alias Dedi (rompi merah) resmi ditetapkan tersangka korupsi dana desa modayag.

MONGONDOW.CO, Kotamobagu – Selasa (19/12) siang, Kejaksaan Negeri (Kejari) Kotamobagu resmi menetapkan DM alias Dedi mantan Pjs Sangadi Desa Modayag, Kecamatan Modayag, Boltim, sebagai tersangka terkait dugaan penyalahgunaan Dana Desa Tahun 2016.

 

Ditetapkannya Dedi sebagai tersangka, setelah menjalani pemeriksaan oleh penyidik Kejari Kotamobagu karena telah melakukan penyalahgunaan Dana Desa Tahap II Tahun 2016 sebesar Rp 149 juta yang telah dipotong pajak.

 

Kepala Seksi Pidana Kusus (Pidsus) Kejari Kotamobagu Da’wan Manggalupang mengatakan, sebelum Dedi diperiksa sebagai tersangka, pekan lalu diperiksa sebagai saksi.

 

“Sebelumnya ia diperiksa sebagai saksi, dan hari ini saudara Dedi diperiksa sebagai tersangka,” kata Da’wan kepada awak media usai melakukan pemeriksaan.

 

Dikatakan Da’wan, dana desa yang seharusnya diperuntukan sebagai sarana sanitasi kebersihan di Desa Modayag itu, telah digunakan Dedi untuk kepentingan pribadi.

 

“Ketika dana sebesar 149 juta cair, dana tersebut langsung diambil oleh tersangka untuk kepentingan pribadi,” katanya.

 

Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan Kejari, tersangka yang juga merupakan ASN di Kabupaten Boltim ini akan dikenakan pasal 2, 3 dan 9 tentang undang-undang tindak pidana korupsi (Tipidkor)

 

“Tersangka akan dijerat hukuman minimal 4 tahun dan maksimal 20 tahun penjara,” tukasnya.

 

Setelah ditetapkannya oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Kotamobagu sebagai tersangka atas penyalahgunaan Dana Desa (Dandes) tahap II Tahun 2016, mantan Pjs Sangadi Desa Modayag tersebut langsung ditahan di Rumah Tahanan (Rutan) kelas 2 B Kotamobagu.

 

“Tersangka langsung kami tahan di Rutan Kotamobagu dengan masa tahanan sementara selama 20 hari, setelah itu tersangka akan menjalani proses persidangan,” pungkas Da’wan.(guf)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Most Popular

To Top