Hukum & Kriminal

Soal Penetapan Paslon, TB-NK Ajukan Legal Standing ke Panwas 

Nayodo Kurniawan saat diwawancarai wartawan usai penetapan paslon Senin (12/02/2018)

MONGONDOW.CO, Kotamobagu – Penetapan pasangan calon (Paslon) yang telah dilaksanakan KPU Kota Kotamobagu Senin (12/02/2028), dijadikan materi legal standing oleh pasangan Tatong Bara dan Nayodo Kurniawan untuk dilaporkan ke Panwaslu Kota Kotamobagi sebagai sengketa Pemilukada.

Calon Wakil Walikota Kotamobagu Nayodo Kurniawan, mengatakan, ada beberapa hal yang akan di upayakan untuk dijadikan sebagai sengketa pemilu dan ini yang akan ditunggu tunggu masyarakat,” Kami dan seluruh parpol pengusung serta LO akan meregistasi lapora  ke Panwas terkait dengan penetapan Paslon hari ini(Senin,12/02/2018) ini yang kami tunggu untuk dijadikan legal standing,” tegas Nayodo Kurniawan.

Soal objek yang menjadi sengketa apakah soal pengunduran diri calon wakil Walikota yang saat ini belum ada,

Nayodo Kurniawan mengaku bukan persoalan ini,” Soal pengunduran diri Calon tidak terlalu penting. Akan tetapi soal bagaimana keabsahan syarat dukungan pasangan calon yang telah ditetapkan oleh KPU. Ini, kita bisa laporkan keduanya baik paslon maupun KPU itu sendiri sebagai penyelenggara.” Terang Nayodo Kurniawan.

” KPU dalam konteks kelalaian atau pembiaran. Perlu dingat, karena ada beberapa regulasi mengatakan bahwa apabila menetapkan pasangan, dipidana institusi atau lembaga yang menetapkan calon yang tidak memenuhi syarat. Begitu sebaliknya dipidana institusi yang tidak menetapkan  calon yang memenuhi syarat.” Tegas Nayodo yang juga mantan pengacara dan Ketua KPU Kotamobagu.

Menurut Nayodo, timnya akan bermain dalam ranah penegakan hukum,” Sangat elok dan elegan apabila kita sebagai pasangan calon akan mempersoalkanya melalui proses hukum itu sendiri dan saya sangat yakin bahwa  itulah yang masyarakat tunggu tunggu soal akan menang nanti itu urusan nanti tapi ini ada proses pembelajaran bagi masyarakat menyangkut proses penegakan hukum dalam konteks pemilukada.” Tegas Nayodo.

Sementara itu Ketua DPC Nasdem Kotamobagu Syarif Mokodongan, mengaku, sedikit kecewa dengan proses keputusan peradilan,” Ini salah satu bukti proses peradilan di Indonesia yang patut dipertanyakan atas keputusan bebas. Karena ada banyak fakta fakta dalam sidang yang berlangsung yang tergambar dengan jelas dalam pengakuan mulai dari pemasukan berkas dukungan bakal calon wakil tiga hari sebelum pemasukan berkas di KPU dengan jumlah 10 ribu, ini satu logika yang tidak bisa dijawab semua orang bahwa sangat tidak mungkin dilakukan hanya beberapa hari saja, yang kedua dalam sidang itu memang dilakukan bahwa hanya berisi nama calon walikota nama calon wakil walikota tidak.” Beber Syarif soal fakta persidangan.

” Ada juga fakta yang lain dalam rangka  verfak oleh PPS tidak dilakukan sebagaimana mestinya itu pengakuan PPS sendiri. Kita lihat nanti apakah ada upaya hukum lagi atas keputusan ini kita tunggu dari Gakumdu,” terang Syarif.

Anggota Panwaslu Kotamobagu Divisi Hukum Amal Bahansubu, mengatakan, terkait laporan tim Pasangan Calon TB NK akan di tindaklanjuti,” Kami akan segera lakukan kajian laporan sengketa yang dibawa oleh tim pasangan calon Tatong Bara dan Nayodo Kurniawan,” terang Amal Bahansubu. (Mwr)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Most Popular

To Top