Bolmong

Lantik 20 Kepala Desa di Bolmong, Yanni Minta Kelola Dandes Harus Baik

MONGONDOW.CO, Bolmong – Wakil Bupati Bolmong Yanny Ronny Tuuk melantik sekaligus mengambil sumpah jabatan kepada 20 Kepala Desa masing-masing 18 Penjabat Sementara (Pjs) dan Dua Pergantian Antar Waktu (PAW) di Ruang Rapat lantai II Kantor Bupati, Rabu (28/3/18).

Yanny Tuuk dalam sambutannya menyampaikan, berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku mengamanatkan bahwa, kepala desa berhenti karena berakhir masa jabatannya. Sehingga dalam mengisi kekosongan kepala pemerintahan di desa, harus dilaksankan penggantian sangadi dengan mengangkat penjabat sangadi yang berasal dari Pegawai Negeri Sipil (PNS), serta sangadi definitif hasil musyawarah desa melalui keputusan Bupati Bolmong.

“ Pelantikan dan pengambilan sumpah yang dilaksanakan hari ini merupakan implementasi dari perundang-undangan tersebut,” katanya.

“ Selaku pribadi, keluarga dan atas nama Pemerintah Kabupaten Bolmong mengucapkan selamat bertugas dan selamat berkarya kepada para Pjs sangadi dan sangadi definitif yang telah di lantik.” Terang Wabub melanjutkan.

Terkait dengan penyelenggaran pemerintahan desa, Wabub menekankan beberapa hal untuk menjadi perhatian penjabat Kepala Desa termasuk definitif, untuk bekerja serta melaksanakan tugas dengan penuh tanggungjawab sesuai dengan Tupoksi dan selalu berdasarkan pada peraturan perundang-undangan yang berlaku.

“ Jangan lupa juga harus membangun kemitraan dengan BPD, perangkat desa, serta semua komponen masyarakat yang ada sehingga proses pembangunan di desa dapat berjalan dengan baik. Tumbuh kembangkan terus partisipasi dan peran aktif masyarakat di desa, serta dalam rangka pengelolaan keuangan desa 2018 di minta penjabat sangadi dan definitif untuk mengelola dan menggunakan dandes dengan baik,” harap Wabub.

Kepala Dinas Pemeberdayaan Masyarakat dan Desa(DPMD) Achmad Yani Damopolii menyatakan, 20 kepala desa yang dilantik tersebut tersebar di 8 kecamatan.

“ Pelantikan ini dilakukan karena 18 kepala desa sudah memasuki akhir jabatan, sedangkan dua desa dilakukan pemilihan ulang karena kepala desanya sudah meninggal dunia dan jug megundurkan diri,” ungkap Achmad Yani Damopolii. (mwr)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Most Popular

To Top