Ekonomi Bisnis

Tidak Sepakat Lewat BPSK, Tjan Kok Tjie Gugat Bank Danamon dan BCA Kotamobagu

Tidak Sepakat Lewat BPSK, Tjan Kok Tj Gugat Danamon dan BCA Kotamobagu

MONGONDOW.CO, Kotamobagu – Tjan Kok Tjie, warga kelurahan Gogagoman Kecacamatan Kotamobagu Barat, merasa tidak puas atas keputusan yang sudah dilaksanakan lewat Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen (BPSK) Kotamobagu yang baru saja berlangsung pada Senin (27/08/2018) dengan keputusan  yang ditandatangani Ketua Majelis sidang BPSK Decky Kaesang dengan keputusan penyelesaian sengketa konsumen diperoleh kesepakatan tidak sepakat atas keberatan yang diajukan untu melawan Denny Runtuwene selaku Kepala PT Bank Danamon Indonesia., Tbk Cabang Kotamobagu.

Tjan Kok Tjie selaku pemohon yang merupakan debitur Bank Danamon cabang Kotamobagu yang mendapatkan fasilitas kredit angsuran bejangka (KAB) sebagai modal kerja usaha sebesar Rp785.000.000 dengan aguan SHM jangka 5 tahun sejak 9 Mei 2016. Akan tetapi pada 1 Agustus 2016 terjadi peristiwa kebakaran ditempat usaha pemohon yakni Toko Custom Motor yang merupakan agunan kredit sebagai tempat usaha.

“ Saya selaku pemohon. Sangat tidak puas dengan hasil keputusan yang diambil lwat penyelesaian oleh Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen (BPSK). Karena pengajuan permohonan tidak satu pun yang di putuskan, padahal termohon yakni Bank Danamon dalam sidang mengakui kesalahan administrasi dalam pengajuan polis asuransi,” terang Tjan Kok Tjie.

“ Yang menjai tuntutan ng diajukan ke BPSK yakni, meminta mengembalikan agunan berupa SHM, kemuian melunasi sisa klaim polis asuransi pertanggungan sebesar Rp157 Juta, serta jaminan ganti rugi stok barang yang rusak akibat kebakaran yang juga masuk dalam klaim polis asuransi sebagai tanggungan. Tuntutan ini yang sama sekali tidak menjadi pertimbangan dalam putusan lewat BPSK  sehingga kami selaku konsumen merasa di rugikan.” Ungkap Tjan Kok Tjie.

Menurut Tjan Kok Tjie, tak hanya Bank Danamon, Bank BCA cabang Kotamobagu juga menjadi objek tuntutan kami selaku Konsumen,” Selain Danamon. Kami juga merasa di rugkan oleh pihak Bank BCA atas klaim Polis Asuransi yang juga tidak kunjung di lunasi, dan bahkan ada polis yang fiktif.  Ini juga sudah di laporkan ke BPSK, akan tetapi untuk BCA belum dilaksanakan sidang. Nanti baru akan berlangsung pekan depan,” ungkap Tjan Kok Tjie.

Menurutnya, jika nanti keputusan lewat BPSK untuk tuntutan kepada dua Bank yakni Danamon dan BCA tidak sesuai, maka ini akan dibawa ke pengadilan,”  Saya siap membawa gugatan ke pengadilan. Akan tetapi menunggu hasil sidang BPSK untuk Bank BCA. Kalau untuk hasil sidang Bank Danamon kami selaku konsmen memang tidak puas atas keputusan

Pihak BPSK melalui Ketua Decky Kaesang, belum bisa di konfirmasi, Herman Aray selaku anggota BPSK Kotamobagu yang sekkaligus Kepala Disperindagkop dan UKM Kotamobagu mengatakan, hasil sidang BPSK belum dilaporkan oleh majelis sidang kepada anggota,” Kita lihat dulu hasil rapat bersama dengan pengurus atas hasil sidang yang sudah di laksanakan untuk Bank Danamon karena ini belum di rapatkan.” Terang Herman Aray. (gil/mwr)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Most Popular

To Top