Boltim

Absen di Upacara Perdana, BKPSDM Boltim Potong TKD ASN

Boltim – 1897 Pegawai Negeri Sipil (PNS) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) diharuskan masuk kerja, setelah masa libur lebaran selesai.

Badan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Boltim, akan mendata seluruh PNS termasuk honorer dalam upacara perdana pagi tadi, Senin (10/6/19).

Menurut Kepala Bidang Pengembangan Kompetensi Disiplin dan Penghargaan, Adi Apande, akan memberikan sanksi kepada PNS yang tidak hadir tanpa keterangan.

Jika sakit ada surat dokter, izin atau pekerjaan atau tugas luar, harus disertai surat keterangan dari atasan di SKPD masing-masing.

Sanksi yang diberikan yakni adanya pemotongan tunjangan kinerja daerah (TKD). Besarannya sesuai aturan berlaku di BKPSDM dan Peraturan Bupati (Perbup).

Selain itu, honorer juga bakal dipotong jika tidak hadir dalam upacara perdana pasca liburan lebaran.

Kepala Badan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Boltim, Robi Mamonto mengatakan, daftar hadir langsung menjadi wewenang BKPSDM saat selesai upacara.

“Daftar hadir akan dikumpulkan langsung oleh BKPSDM. Kemudian akan rekap sesuai laporan dari setiap SKPD,” ujar Robi Mamonto.

Lanjut dia, 284 CPNS baru, harus wajib hadir, karena ini termasuk penilaian kedisplinan. Sebab mereka belum 100 persen menjadi pegawai negeri sipil (PNS).

Bupati Kabupaten Boltim, Sehan Landjar mengatakan, tidak ada PNS atau honorer tambah libur.

“Semua wajib hadir kecuali ada halangan seperti sakit. Sebab hampir satu minggu diberikan libur,” ujar Sehan Landjar.

Ia menambahkan, semua SKPD pelayanan masyarakat harus dioperasikan sebagaimana mestinya. Jangan ada keluhan masyarakat terhadap pemerintah. Terkait pelayanan dan pengurusan berkas, karena tak ada PNS. (Chindi).

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Berita Terbaru

To Top