Boltim

Peserta Calon Uyo’ dan Anu’ Tahun 2019 Apresiasi Dispar Boltim

MONGONDOW.CO, Boltim – Event besar yang akan diselenggarakan Dinas Pariwisata (Dispar) Bolaang Mongondow Timur (Boltim) mendapat apresiasi dari sejumlah peserta calon Uyo’ dan Anu’ yang telah mengikuti seleksi pada 10 Juli kemarin. Kamis (11/7/19).

Peserta calon Uyo’, Firjat Makarumpa yang berasal dari Desa Buyat Selatan, Kecamatan Kotabunan saat dikonfirmasi mengakui, baru pertama kali mengikuti dan menjadi perserta pada ajang unjuk bakat yang digelar Dispar Boltim tahun 2019.

”Tahun-tahun kemarin sempat mempunyai keinginan untuk mendaftar dan menjadi peserta, namun nanti tahun ini saya merasa siap. Apresiasi yang besar juga buat Tim Dispar beserta seluruh panitia kegiatan, karena dengan ini kami putra Boltim bisa mengembangkan bakat pada tempatnya,” pinta Firjat perwakilan Desa Buyat Selatan.

Ia pun berharap, pada pengumuman nanti, siapapun yang lolos dan masuk di 10 besar dan selanjutnya mengikuti karantina pada 19 Juli, terpilih karena sesuai kualitas yang ada.

”Semoga yang lolos nanti bukan karena lobi atau besaran daya tekan terhadap panitia. Ini agar supaya benar-benar mendapatkan finalis-finalis yang berkualitas dan mampu membawa nama daerah ke level lebih tinggi,” harap pria kelahiran tahun 1995 itu.

Diharapkannnya juga, ditahun selanjutnya jika digelar lagi event tersebut, agar ada tes berbahasa asli daerah (Bahasa Mongondow).

”Sukses terus Dispar Boltim, telah memberikan kesempatan kepada pemuda asli daerah dan semoga mendapatkan putra putri terbaik untuk menjadi perwakilan Duta wisata Kabupaten Boltim. Semoga juga ditahun berikutnya, akan ada tes berbahasa Mongondow,” tuturnya.

Senada yang disampaikan salah satu peserta calon Anu’ asal Desa Moonow, Kecamatan Modayag Barat yang menjadi perwakilan dari persatuan media Kabupaten Boltim, Nadia Sumodiharjo. Kepada MONGONDOW.CO diakuinya juga baru pertama kali mengikuti ajang yang digelar Pemerintah Kabupaten melalui Dispar Boltim.

”Rencana ini sebenarnya sejak 2 tahun lalu, karna merasa belum terlalu siap, makanya saya pending dan menunggu digelar tahun 2019 ini. Alasannya, untuk mengikuti seleksi ketat dari dewan juri, kita mampu melawan rasa malu dan mempersiapkan segala kebutuhan yang dibutuhkan saat ujian ditahap seleksi, dan jika masuk 10 besar maka bisa ke tahap karantina. Semua itu butuh kesiapan mental dan diri,” terang gadis yang berusia 18 tahun itu.

Gadis berparas cantik itu pun mengapresiasi berbagai inovasi dari Dispar Boltim, salah satunya kegiatan pemilihan Uyo’ dan Anu’ tahun 2019.

”Dengan menggelar ajang seperti ini, sangat berdampak baik dan tentunya memberikan energi positif kepada kami selaku generasi-generasi milenial. Ini akan meningkatkan kualitas jati diri putra putri daerah baik dibidang pariwisata dan lain sebagainya,” sebut Nadia.

Ia pun berharap, bisa diberikan kesempatan untuk menjadi putri daerah yang membanggakan.

”Semoga saya diberikan kepercayaan sampai pada puncak acaranya nanti dan terpilih menjadi Duta Pariwisata Boltim,” harapnya.

Disisi lain Nadia menilai, Duta Pariwisata sebelumnya tingkat promosinya sudah bagus, namun belum maksimal.

”Nah disinilah kesempatan kami, jika dipercaya, akan memaksimalkan segala sesuatu yang sudah seharusnya dilakukan putra putri terbaik Boltim,” pungkasnya. (CLimo)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Berita Terbaru

To Top