Hukum & Kriminal

Dua Kasus Dugaan Pencabulan di Poigar Masuk Tahap Satu dan Lidik

MONGONDOW.CO,Lolak – Kepolisian Resortesort Kecamatan Poigar, menangani dua pelaporan kasus dugaan pencabulan di kecamatan Poigar, korban pertama bernama alias K (15) tahun dan korban kedua alias B (16) tahun). Kedua kasus ini, untuk korban K sudah memasuki tahap satu dan untuk korban B tahap Lidik.

Menurut Kapolsek Poigar IPDA Tezza Arbie, untuk pelaporan alias K sudah dalam tahap satu dalam waktu dekat berkasnya akan dilimpahkan ke Kejaksaan. Biasanya, kata Kapolsek, setelah dilimpahkan berkas perkara paling lama satu Minggu akan diproses oleh Kejaksaan.

“Tinggal tunggu waktu kejaksaan jika berkasnya sudah dilimpahkan tahap pertama, mungkin satu Minggu kemudian ada tindak lanjut untuk ke tahap kedua,” kata Kapolsek, saat dihubungi media ini, Minggu (25/07/2021).

Ia mengatakan, ke tujuh tersangka pencabulan tersebut sudah ditahan dan yang satu orang tersangkah tidak ditahan karena dibawah umur.

“Tujuh tersangkah tersebut diantaranya  RM 34 tahun, FP 23 tahun, FL 17 tahun, SM 30 tahun, AD 30 tahun, FP 19 THN dan MP 19 THN,” ungkap Kapolsek.

Sedangkan kata Kapolsek, yang kasus pelaporan bernama alias B (16) tahun yang sebelumnya ditangani oleh Polsek Poigar, dan dilaporkan di Polda Sulut kini kembali dilimpahkan di Polsek Poigar per 16 Juli 2021 lalu.

“Ini kasus terjadi ditahun 2020 dan 2021 pelakunya ada sekitar 13 orang. Pelakunya bertahap – tahap melakukan Pencabulan,” ungkapnya.

Untuk penentuan status tersangkah lagi dalam tahap Lidik sebab pelaku masih diluar daerah.

“Kedua kasus ini kami akan tuntaskan secepat mungkin,” tutur dia.

Sementara itu, Kepala Dinas  Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P3A) Farida Mooduto, mengatakan penjemputan korban alias B dan K di UPTD P3A Provinsi dalam rangka mempermudah dan mempercepat dalam penanganan hukum yang saat ini sementara berproses di Polsek Poigar.

“Kami dari P3A mendampingi kasus tersebut sampai selesai,” katanya.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada pihak Polsek Poigar yang begitu serius dalam menangani kasus ini.

“Dengan begitu, para pelaku akan secepatnya dapat mempertangung jawabkan perbuatan mereka,” ujar Farida.

Farida menegaskan, sebagai Dinas P3A yang mendampingi kepada korban pada prinsipnya siap melakukan pendampingan korban baik diminta maupun tidak diminta. Sebab sudah menjadi tanggung jawab bagi Dinas P3A.(Yono).

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Most Popular

To Top