Bolmong

Tingkatkan Pengetahuan Aparat Desa, DP3A Bolmong Undang Para Sekdes 

MONGONDOW.CO, Bolmong – Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong)  melalui dinas Pemberdayaan perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) menggelar Penguatan jejaring lembaga penyedia layanan peningkatan kualitas hidup anak tingkat daerah kabupaten/kota.

Kegiatan ini dibuka oleh Asisten II Setda Kabupaten Bolmong Zainuddin Paputungan di Café Transit Kelurahan Inobonto I, Kamis (14/10/2021).

Hadir sebagai peserta perwakilan pemerintah kecamatan dan perwakilan aparat desa dari 150 Desa yang ada di Kabupaten Bolaang Mongondow dengan narasumber Boas wilar dari yayasan CMore Fasilitator KLA

Kepala DP3A Bolmong Farida Mooduto mengatakan pelaksanaan kegiatan ini untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat terutama aparat desa dalam mewujudkan Kabupaten, kecamatan dan Desa yang mempunyai sistem pembangunan berbasis hak anak. Dimana melalui penintegrasian komitmen dan sumberdaya pemerintah,  masyarakat, dunia usaha dan media yang terencana secara menyeluruh dan berkelanjutan dalam kebijakan,  program dan kegiatan untuk menjamin pemenuhan hak anak dan perlindungan anak serta meningkatkan kesejahteraan anak.
“Saya berharap  aparat desa bisa memahami dan merealisasikan pengetahuan yang didapat untuk diaplikasikan kepada masyarakat sehingga bisa mencegah dan mengurangi angka kekerasan terhadap anak dan angka perkawinan anak,” katanya.

Lanjut Farida, kegiatan pada hari ini sudah berlangsung dua hari ini, dimulai Kamis, (14/10/2021) khusus untuk aparat desa Pantai Utara (Pantura) yakni kecamatan Bolaang Timur, Bolaang, Poigar, Lolak dan Sangtombolang.

Sedangkan pada hari ini, Jumat, (15/10/2021) yang diundang Kecamatan Lolayan, Passi Bersatu, Bilalang dan Dumoga bersatu.

Dalam sambutan Sekretaris Daerah (Sekda) Bolmong Tahlis Gallang, yang diwakili Asisten II Zainuddin Paputungan menyampaikan kepada para aparat desa untuk memperhatikan dan menyimak, apa yang nanti disampaikan oleh Narasumber.

“Kegiatan ini perlu untuk diikuti oleh aparat desa, agar materi yang didapat untuk disosialisasikan kepada masyarakat. Dengan tujuan mengurangi angka kekerasan terhadap anak dan perempuan terutama kasus cabul yang cukup tinggi di Sulawesi Utara yakni Bolmong,” ulasnya. (Yono).

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Most Popular

To Top