Hukum & Kriminal

Seorang Pria Tompaso Diringkus di Depan Mapolsek Lolayan, Polres Kotamobagu Amankan Sabu 49,58 Gram

MONGONDOW.CO,Kotamobagu – Polres Kotamobagu melalui Satuan Reserse Narkoba (Sat Narkoba)  berhasil mengungkap kasus kepemilikan Narkotika golongan 1 jenis Sabu atau (Methamfetamin) dengan terduga pelaku BD alias Anda (25) warga Tompaso Baru Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel).

Hal itu dikatakan Kapolres Kotamobagu, AKBP. Irham Halid SIK saat Press conference di Mapolres Kotamobagu. Kamis, (20/1/2022).

“Adapun kronologi penangkapan tersangka yakni, berawal dari keterangan informan yang ada di Palu (Sulawesi Tengah) bahwa adanya penyelundupan barang haram dari Kota Palu menuju Tompaso Baru dengan melewati wilayah hukum Polres Kotamobagu pada hari Rabu tanggal 19 Januari 2022. Setelah mendapat laporan ini dari sumber yang dipercaya, Satnarkoba Polres Kotamobagu yang dipimpin Kasat Reserse Narkoba AKP Suyono Sutadji langsung menindaklanjuti laporan dengan memberikan petunjuk dan arahan cara penindakan di lapangan, “Kata Kapolres ke Sejumlah media.

Selanjutnya, Kasat Narkoba langsung memerintahkan tim yang dipimpin KBO IPDA Ibrahim Hatam, untuk melakukan penyelidikan di lapangan dan diperoleh informasi mengenai identitas kendaraan yang ditumpangi oleh target dan selanjutnya melakukan pencegatan kendaraan yang ditumpangi oleh target di depan Mapolsek Lolayan untuk dilakukan penggeledahan.

Penggeledahan disaksikan sopir dan penumpang, dimana ditemukan bungkusan dililit solasi ban yang diisi di dalam minuman Teh Kotak yang isinya diisikan barang yang diduga Methamfetamin/sabu.

Terduga pelaku kemudian mengakui barang tersebut miliknya yang diperoleh dari Palu dengan tujuan menuju ke Desa Tompaso Baru.

Disaat itu juga, tim langsung mengamankan lelaki terduga pelaku bersama barang bukti ke Kantor Satuan Reserse Narkoba Polres Kotamobagu untuk dilakukan proses lebih lanjut.

Menurut Kapolres, atas kasus tersebut terduga pelaku dijerat dengan UU nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika.

“Pelaku kita jerat dengan undang-undang nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika pasal 112 ayat (1) dengan ancaman hukuman pidana penjara paling singkat 4 tahun dan paling lama 12 tahun dan pidana denda paling sedikit Rp 800 juta dan paling banyak Rp 8 Miliar. Jo pasal 114 ayat (1) dengan ancaman hukuman penjara seumur hidup atau paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun dan denda paling sedikit 1 miliar rupiah serta paling banyak 10 miliar rupiah,” terang Kapolres dalam Press Converence yang digelar di Mako Polres Kotamobagu, Kamis (20/01/2022) sore ini.

Dikatakannya, saat ini terduga pelaku telah diamankan bersama barang bukti.

“Adapun barang bukti yang berhasil diamankan terdiri dari, 2 paket plastik berwana putih bening berbentuk kristal yang di duga Narkotika jenis Methamfetamin seberat 49,58 (Empat Sembilan koma lima delapan Gram), 1 Buah Tas baju warna hitam, 1 buah Tas plastik kecil warna hitam, 1 buah Dos minuman Teh Kotak yang sudah kosong, 1 buah Handphone Merek Reime Warna cassing biru, 1 buah Kartu Tanda Penduduk atas nama terduga pelaku serta 1 buah  kartu ATM,” pungkasnya.

“Kepada seluruh warga masyarakat khususnya yang berada pada wilayah hukum Polres Kotamobagu pesan Kami adalah Jauhi narkoba sekali lagi Jauhi narkoba,” imbau Kapolres.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Most Popular

To Top