Bolmong

Soal Ruas Jalan Yang Dilewati PT BDL, Sangadi Mopait; Itu Statusnya Jalan Desa dan Menjadi Milik Umum

Sangadi Mopait, Suryadi Datundungon

MONGONDOW. CO, Bolmong – Soal klaim yang menyatakan bahwa ruas jalan yang dilewati oleh PT Bulawan Daya Lestari (BDL) adalah perkebunan warga, Sangadi Mopait, Suryadi Datundugon angkat bicara.

Sangadi Mopait, Suryadi Datundungon menegaskan kalau ruas jalan yang dilewati oleh PT BDL itu merupakan jalan desa dan menjadi milik umum.

Hal itu Ia sampaikan lewat rilis yang diterima oleh awak media ini. Kamis, (5/5/2022).

“Status jalan perkebunan jurusan monsi statusnya adalah jalan desa,” tegas Suryadi.

Dirinya juga menambahkan kalau postingan warga soal penghadangan aktifitas terhadap PT BDL, dengan klaim bahkan itu adalah jalan yang masuk lahan perkebunan warga adalah tidak benar.

“Tentang postingan warga perihal aktifitas PT BDL menggunakan jalan swadaya masyarakat yang dianggap mengganggu itu tidak benar. BDL sekatang ini sedang dalam pembenahan kelengkapan Persetujuan Pinjam Pakai Kawasan hutan atau PPKH,” tambahnya.

Suryadi juga mengungkapkan kalau saat ini, yang berada di lokasi adalah pihak pengamanan yang bertugas untuk menjaga asset dari PT BDL.

“Sepengetahuan kami saat ini, yang di lokasi adalah dari pihak pengamanan aset – aset PT BDL karena sudah terjadi akuisisi atau takeover dari manajemen lama,” Tuturnya.

Untuk status jalan yang telah ditegaskan oleh Suryadi Datundugon bahwa itu adalah jalan desa, dirinya mengungkapkan kalau hal tersebut sudah dihibahkan sejak dahulu.

Bahkan, peningkatan jalan desa tersebut telah dilakukan dengan anggaran yang telah ditata lewat dana yang berasal dari berbagai sumber anggaran resmi.

“Untuk jalan tidak benar ada penghadangan warga kepada PT BDL. Bahwa setiap jalan berasal dari hibah orang tua -tua dulu, dan yang sudah pernah ditingkatkan dengan menggunakan dana PPK. PNPM Mandiri Pedesaan dan atau dana desa statusnya adalah JALAN DESA,” ungkapnya.

Dirinya juga mengungkapkan kalau jalan tersebut, telah dihibahkan sejak tahun 1980 oleh masyarakat.

“Jalan desa itu adalah tanah masyarakat yang dihibahkan oleh masyarakat itu sejak tahun 1980, dengan perintis pertama bernama kok Atjen alias Bapak Anthonius Budiman pemilik Supermarket Abdi Karya dan Dragon sekarang. Beliau diijinkan dan bekerjasama dengan pemerintah Desa Mopait di masa pemerintahan Kepala Desa Almarhum Bapak S.I Tongkukut yang merupakan kakes dari pak Ikhsan Tongkukt Jadi tidak ada lagi tanah hibah disitu,” urainya.

Terakhir, suryadi menegaskan kalau pihaknya selaku pemerintah desa, mempersilahkan sepenuhnya PT BDL untuk melewati ruas jalan tersebut. “Untuk itu Pemerintah Desa mopait Mempersilakan Kepada PT BDL melanjutkan proses ijinnya dan abaikan riak – riak kecil seperti pemberitaan di media sosial,” Tandasnya. (Dev)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Most Popular

To Top