Bolmong

Unit BRI Inobonto Diduga Persulit Warga Penerima BPUM 

Unit BRI Inobonto

MONGONDOW.CO,Bolmong – Meski warga sudah terdaftar sebagai penerima bantuan Pelaku Usaha Mikro (BPUM), di Kementerian Koperasi dan UKM. Namun  tak semudah itu, warga menerima bantuan program dari presiden republik Indonesia Ir Joko Widodo. Hal ini dibuktikan, sejumlah penerima warga kecamatan Bolaang, mengeluhkan pelayanan Unit BRI kelurahan Inobonto Kecamatan Bolaang, memperhambat dan mempersulit untuk mendapatkan bantuan tersebut.

Salah satu warga desa Langagon mengeluhkan, dirinya telah tercatat sebagai penerima BPUM, ketika dicek di Unit BRI Inobonto, pihak Bank masih mempersulit untuk mencairkan bantuan tersebut.

“Jika usulan UKM dari Dinas Koperasi, dari Pihak Bank masih meminta surat keterangan atau rekomendasi dari Dinas Koperasi bila NIKnya berbeda. Dan bila usulan UKM dari Pegadaian punya Nik yang beda dimintakan surat pengantar dari Pegadaian pusat Kota Kotamobagu,” ungkap dia.

Tak hanya itu, pihak bank beralasan masih akan melakukan survey jika UKM tersebut usulan dari Pegadaian.

Sementara itu, salah satu karyawan Unit Bank BRI membantah tudingan warga tersebut.

“Kami tidak seperti itu, yang kami jalankan aturan Bank,” katanya.

Memang kata dia, ada penerima BPUM yang NIK-nya berbeda dengan yang di KTP, sehingga perlu ada surat pengantar dari Pegadaian jika usulan nama penerima melalui Pegadaian. Begitu juga kata dia, usulan dari dinas koperasi harus ada surat pengantar dari dinas tersebut.

“Jika lengkap berkasnya, langsung memproses dan mencairkan hak mereka,” ujarnya, yang tak ingin disebutkan namanya dimedia.

Lanjut dia, sebelumnya persyaratannya hanya rekomendasi dari Dinas Koperasi dan UKM, tapi ada aturan baru bila usulan pegadaian harus ada surat pengantar dari Pegadaian pusat Kota Kotamobagu.

“Ini bagi penerima yang NIK-nya berbeda,”imbuh dia.

Sekretaris Dinas Koperasi dan UKM Bolmong Sofyanto Mamonto, mengatakan ada beberapa memang warga melapor sulit nya menerima bantuan BPUM tersebut.

“Kebanyakan warga yang mengeluh di kecamatan Bolaang, persyaratannya sangat banyak kalo Unit BRI kecamatan lain hanya minta surat rekom dari dinas langsung diterima dan dicairkan. Mungkin berbeda aturannya,” kata Mamonto.

Bahkan kata Mamonto, ada warga telah terdaftar di kementerian sebagai penerima bantuan BPUM, tapi ketika dicek di Bank belum terdata sebagai penerima BPUM.

“Saya berharap warga yang terdata sebagai penerima BPUM akan segera dicairkan oleh pihak Bank. Sebab bantuan ini diberikan kepada pelaku usaha akibat dampak dari Pandemi Covid-19,” tutur dia. (YONO).

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Most Popular

To Top