Hukum & Kriminal

Biadab, Seorang Ayah di Bolmong Tega Cabuli Anak Tiri Berkali – Kali

Pelaku HD

MONGONDOW.CO,Bolmong – Seorang ayah di Kabupaten Bolmong tega mencabuli anak tirinya (IM) yang masih berusia 14 tahun.

Perbuatan bejat pelaku dilakukan berkali-kali saat rumah dalam keadaan kosong. Kasus pencabulan ini terbongkar setelah sang anak menceritakan perbuatan bejat pelaku kepada ibu kandungnya.

Tanpa bicara apa – apa, ibu kandung langsung melaporkan pelaku kepada aparat Kepolisian di Polsek Bolaang.

Mungkin  pelaku mendengar adanya laporan ibu kandung korban, pelaku Iwan alias (HD) 46 tahun, berdomisili salah satu desa di kecamatan Lolak.

Merasa takut dengan keluarga korban, Pelaku menyerahkan diri di Polsek Lolak.

Kapolsek Lolak AKP Abdrahman Fauzi membenarkan masalah tersebut.

“Iya, pelaku menyerahkan diri, karena dia takut jangan sampai dihakimi oleh keluarga korban,” akunya.

Saat itu juga, Fauzi mengatakan pelaku diserahkan kepada Polsek Bolaang, sebab TKP-nya disana dan Korbannya juga warga sana.

“Kasus tersebut kewenangan dari Polsek Bolaang,” kata Fauzi.

Sementara, keterangan korban saat melapor di Dinas Perlindungan Perempuan dan perlindungan anak (DP3A) Pemkab Bolmong, untuk didampingi mengatakan Kronologinya Kejadian berawal pada bulan november 2019, saat korban sedang tidur malam.  Pelaku kemudian, masuk ke kamar korban dan langsung memeluk korban, saat korban berusaha merontak, pelaku menutup mulut korban, dan pelaku melakukan pencabulan kepada korban. Kejamnya lagi, Pelaku mengancam korban agar tidak memberitahukan kepada siapapun termasuk ibu kandung korban, jika korban buka suara pelaku mengancam akan membunuh korban.

“Kejadian yang sama terus berulang hingga 5 kali, pada sabtu 14 maret saat pelaku tidak pulang kurang lebih 4 hari korban memberanikan diri menceritakan kejadian yang dia alami kepada ibu kandungnya,” ungkap Kepala Seksi Kesejahteraan Anak DP3A Pemkab Bolmong Rahma Gumohung, saat dikonfirmasi Senin, (16/03/2020).

Rahma mengatakan, Saat ini korban sudah  di BAP oleh pihak Polsek, dan pelaku telah diamankan di Polsek Bolaang.

“Korban didampingi juga oleh pekerja sosial Psikolog dan advokad P2TP2A Bolmong, kami akan dampingi sampai kasus ini ditindak lanjuti oleh penegak hukum,” ujarnya.

Sementara itu, Kapolsek Bolaang AKP Wahab Hudodo saat dihubungi membenarkan, kejadian itu, pelaku telah diamankan oleh polisi.

“Sedang dalam proses pemeriksaan, pelaku belum mengakui perbuatannya,” singkat Kapolsek Bolaang.

Akibat perbuatannya, pelaku terancam dikenakkan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak, dengan ancaman minimal lima tahun dan maksimal 15 tahun penjara. (Yono).

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

To Top