Hukum & Kriminal

Diminta Menghadap PN Penuhi Putusan Kasasi, Pemkab Bolmong Bakal PK

MONGONDOW.CO, Kotamobagu – Terkait adanya putusan pengadilan atas perkara perdata yang sudah mempunyai kekuatan hukum tetap, lewat isi putusan perkara perdata mulai dari Pengadilan Negeri Kotamobagu, Pengadilan Tinggi Manado serta Mahkama Agung, agar pihak Pemkab Bolmong diminta agar segera menghadap di Pengadilan Negeri (PN) Kotamobagu.

Kuasa hukum penggugat Kasman Damapolii SH, meminta agar Pemkab Bolmong dapat mentaati putusan hukum yang mempunyai keputusan tetap,

” Pemkab Bolmong harus koperatif dengan memenuhi panggilan Pengadilan Negeri (PN) Kotamobagu lewat surat penyampaian (Relas) lewat surat panggilan teguran/anmaning yang sudah diajukan PN Kotamobagu kepada pihak Pemkab Bolmong,” ujar Kasman Damopolii SH.

Menurutnya surat penyampaian oleh Pengadilan Negeri (Kotamobagu sudah yang ketiga kalinya,

” Sampai dengan saat ini surat penyampaian terakhir yang diajukan pada 8 September 2020 agar pihak Pemkab Bolmong segera menghadap kepada PN Kotamobagu Senin hari ini (14/09/2020),” ujarnya.

“Surat penyampaian ini pertama kali pada 4 Februari 2020 untuk menghadap pada 12 Februari, kemudian surat kedua pada 12 Februari dan menghadap pada 19 februari 2020, akan tetapi tidak diindahkan pihak Pemkab Bolmong sampai surat yang ketiga kali ini pihak Pemkab belum juga datang menghadap,” beber kuasa hukum penggugat Kasman Damopolii SH.

Menurut Kasman Damopolii SH, Pemkab Bolmong harus mematuhi isi putusan yang sudah mempunyai kekuatan hukum tetap dan mengikat,

” Pemkab Bolmong harus segera mematuhi isi putusan mulai dari putusan Pengadilan Negeri Kotamobagu tanggal 15 Desember 2016, no 12/Pdt.G/2016/PN KTG, Jo, Putusan Pengadilan Tinggi Manado tanggal 30 Mei 2017, no 31/Pdt./2017/PT MND,Jo, Putusan Mahkama Agung RI tanggal 21 Juli 2017, no 487 K/PDT/2018 dalam perkara perdata,” beber Kasman Damopolii SH.

Pemkab Bolmong melalui Kabag Hukum  Muh Triasmara Akub SH, ketika di konfirmasi mengatakan terkait dengan surat panggilan anmazing nanti akan dilihat,

” Untuk surat panggilan terakhir ini saya belum lihat. Tapi sebelumnya untuk surat pertama dan kedua kami datang akan tetapi ada penundaan pertemuan akibat covid. Atas sudah adanya putusan kasasi yang sudah inkrach kami hormati akan tetapi ini akan di kaji untuk melakukan langkah hukum terakhir,” terang Muh Triasmara Akub.

” Akan tetapi terkait dengan putusan kasasi tersebut ini nanti akan dikaji secara internal, apa nanti akan melakukan upaya hukum peninjauan kembali dengan dengan menyiapkan syarat materil dalam PK berupa novum kita akan bahas dulu bersama,” terang Muh Triasmara.

(tr1/mwr)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Most Popular

To Top