Kotamobagu

Bukit Bambea Desa Sia Potensi Objek Wisata Alam Kotamobagu

MONGONDOW.CO, Kotamobagu – Desa Sia mempunyai keindahan alam yang bisa jadi objek wisata di Kota Kotamobagu lewat bukit yang berada diwilayah perbatasan Kota Kotamobagu dan Kabupaten Bolaang Mongondow.

Dengan pemandangan alam yang eksotis dan hamparan pepohonan dengan beragam jenisa akan menjadi nilai tersendiri.

 

Suguhan keindahan alam tersebut, tentunya telah menjadi sebuah komitmen bersama baik masyarakat, pemerintah desa maupun pemerintah daerah untuk dikelola sebagai destinasi wisata alam di Kotamobagu.

Lewat sentuhan dana desa tahun 2019 sebagai sumber pembiayaan utama, penataan tempat yang diberi nama wisata alam bukit bambe’an itu mulai dikembangkan,

“ Tahun 2020 ini sebenarnya telah dianggarkan tapi karena pandemi Covid-19, program ini tidak berjalan. Sebagian anggaran masih digeser untuk penanganan Covid-19,” ungkap Kepala Desa (Sangadi) Sia’ Herto Balansa, Senin (26/10/2020).

Menurut Herto, beberapa item pekerjaan yang sempat tertunda karena Covid-19 diantaranya, pembangunan jalan wisata, pembuatan gazebo dan beberapa fasilitas pendukung lainnya.

“ Akses jalan masuk ke lokasi sudah dikerjakan terlebih dahulu, tinggal pembukaan jalan menuju puncak dan itu juga sudah kami alokasikan lewat APBDes perubahan tahun 2020, anggarannya kurang lebih Rp200 juta rupiah,” ungkapnya.

Herto mengatakan tahun 2021 pembangunan akan di prioritaskan pada program wisata alam ini dan ini sudah diputuskan berdasarkan musyawarah desa,

“Alokasi anggaran sebesar Rp1 Miliar lebih bersumber dari Alokasi Dana Desa (ADD) dan Dana Desa. Ini sudah tertuang dalam RAPBDes Tahun 2021 sesuai kesepakatan melalui rapat musyawarah desa antara Pemerintah desa, BPD dan masyarakat,” kata Herto.

Pekerjaan yang akan dibiayai lewat dua sumber anggaran tersebut diantaranya, pembuatan lahan parkir, rumah panggung sebagai tempat pertemuan umum di lokasi puncak, gazebo atau pondok, toilet umum, kolam permandian serta pembuatan berbagai wahana permainan lainnya yang bernuansa alam.

“Kami berharap, nantinya objek wisata ini jika sudah mulai berjalan dapat memberikan nilai tambah bagi pendapatan asli desa (PADes),” harapnya.

” Tempat wisata ini nantinya akan jadi alternatif tempat liburan pesona alam yang bisa dijadikan lokasi camping bagi keluarga maupun para pelajar, untuk belajar lebih jauh tentang alam,” terang Herto. (tr1)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Most Popular

To Top