Boltim

Lemkari Boltim Berhasil Raih 9 Medali di Kejurprov

MONGONDOW.CO, Tutuyan – Lembaga Karate-do Indonesia (Lemkari) Bolaang Mongondow Timur (Boltim) beberapa waktu lalu mengutus 13 atlit pada Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) di Kota Bitung dan berhasil membawa pulang 9 medali.

Jefri Montolalu, guru karate atau yang biasa disebut sensei itu sudah sekitar empat tahun melatih. Namun, saat diwawancarai awak media dirinya mengakui sangat membutuhkan sentuhan pemerintah dalam hal ini instansi terkait yakni Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora).

Pasalnya, sudah berapa kali mengharumkan nama Boltim di cabang olahraga (cabor) karate-do namun minim fasilitas.

‘’Beberapa waktu lalu, saya membawa 13 atlit untuk mengikuti lomba Kejurprov. Dan hasilnya lumayan, kami membawa pulang 1 medali emas, 5 perak, dan 3 perunggu. Dengan dana terbatas, karena hanya melalui penggalangan dana serta memakai kartu kawan untuk membawa peserta mengikuti Kejurprov,’’ keluhnya belum lama ini.

Saat ini, lanjut Montolalu, dirinya melangsungkan latihan menggunakan fasilitas Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Boltim.

‘’Dojo (tempat latihan-red) kami pinjam halaman belakang Disdikbud. Ada kurang lebih 35 anak yang aktif kami latih setiap hari Senin, Rabu, dan Jumat. Seminggu 3 kali latihan,’’ tuturnya.

Ia berharap, karena kegiatan tersebut bisa membawa dampak positif bagi anak serta mengharumkan nama daerah, agar kiranya instansi terkait bisa memperhatikan dan menunjang Lemkari Boltim.

‘’Kami bawa nama Boltim, namun tidak dengan dananya. Sering saya pakai uang pribadi untuk menunjang kegiatan,’’ pungkas Montolalu.

Senada disampaikan Sri Wahyuni Taris, orang tua dari salah satu peserta Kejurprov atas nama Muhammad Ervandra Mokoagow yang meraih medali perunggu.

Kepada awak media dirinya berujar, saat anaknya akan mengikuti lomba, ia bersama dengan orang tua lainnya lakukan penggalangan dana.

‘’Mendengar Ervandra terpilih sebagai peserta Kejurprov, saya segera mencari bantuan dana ke sejumlah pihak yang mau berpatisipasi,’’ pinta Taris.

Sementara, Kepala Dispora Boltim, Rahman Hulalata saat disambangi awak media di kantornya mengatakan, dalam Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) tahun 2018 dan 2019, kegiatan Lemkari tidak ada anggarannya..

‘’Kita tidak punya dana untuk membiayai kegiatan seperti itu, dan ini merupakan sebuah tantangan bagi Dispora Boltim,’’ ujar Hulalata siang tadi, Senin (4/11/19).

Persoalannya, lanjut Hulalata, dana hibah untuk Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) yang selanjutnya dari KONI diserahkan ke masing-masing cabor itu tidak ada. Karena kegiatan yang ada anggarannya, hanya yang masuk pada prorgam Kementrian, semacam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov).

‘’Ini yang sedang kita usahakan, bagaimana membangun komunikasi antara KONI dan Dispora, agar nantinya KONI dapat melobi anggaran ke pemerintah kabupaten untuk mendapatkan dana hibah yang nantinya akan diberikan ke masing-masing cabor sebagai modal kegiatan. Saya sarankan, untuk mendapatkan dana hibah dari daerah bisa melalui pengurus persatuan karate Indonesia di Boltim,’’ terang mantan Camat Kotabunan itu.

Pun demikian, pihaknya menyadari bahwa memang setiap cabor membutuhkan kelengkapan fasilitas, dan itu yang menjadi kelemahan.

‘’Saya berpikir, jika kepengurusan KONI bisa bersinergi dengan Pemkab dan Dekab (Dewan Kabupaten-red), maka dapat dipastikan ada dana hibah dari daerah,’’ ucapnya.

Disinggung masalah matras yang menjadi salah satu kendala saat latihan, Hulalata mengatakan, bisa menghubungi Bendahara Aset Dispora dan membuat surat peminjaman.

‘’Jika butuh matras, silahkan datang ke Dispora dan berkoordinasi dengan Bendahara Aset. Dengan catatan, karena milik daerah, harus ada pihak yang bertanggungjawab atas aset tersebut. Nanti kita lihat aset-aset seperti apa yang dibutuhkan, selama itu berkaitan dengan olahraga, kita akan meminjamkannya. Jika sudah ada permohonan pinjam pakai dari yang bersangkutan, maka kami akan segera tindaklanjuti,’’ akunya.

Dikatakannya juga, jika ada cabor yang akan mengikuti lomba, pihak Dispora bersedia membantu.

‘’kami akan tetap berpatisipasi namun sesuai kemampuan yang ada, mengingat Dispora tidak punya anggarannya,’’ kunci Hulalata. (Chimo)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Berita Terbaru

To Top