Boltim

Peringati Hari Pahlawan, FKMTK dan IPMI Boltim Gelar Diskusi Terbuka

MONGONDOW.CO, Tondano – Tepat di tanggal 10 November, masyarakat Indonesia memperingati Hari Pahlawan. Peringatan ini dilaksanakan sebagai wujud mengenang jasa para pahlawan yang telah mengorbankan jiwa dan raga untuk mengusir para penjajah. Hal ini juga dilakukan Forum Komunikasi Mahasiswa Tidore Kepulauan (FKMTK) Minahasa Sulawesi Utara (Sulut) dan Ikatan Pelajar Mahasiswa Indonesia Bolaang Mongondow Timur (IPMI Boltim), dengan menggelar diskusi terbuka.

Diskusi yang digelar Sabtu (9/11/19), di Asrama Mahasiswa Bogani, Tataaran Patar, Tondano Selatan, Minahasa ini mengambil tema ‘Pemuda: Mempertegas Identitas dan Kebudayaan’.

“Tema ini sengaja kami angkat karena, melihat situasi pemuda di saat ini, dimana banyak yang telah kehilangan identitasnya. Terutama identitas budaya. Dan kami sadar akan hal ini,” jelas Ketua Umum FKMTK, Ridwan Umar.

Selain dalam rangka mejaga spirit hari pahlawan, diskusi bertujuan agar silaturrahmi kedua organisasi paguyuban ini tetap terjaga.

“Diskusi ini bertujuan agar spirit-sprit 10 November akan terus terjaga dalam diri kita sebagai mahasiswa. Selain itu tentunya agar kita, kaum intelektual tak lupa akan identitas kebudayaan kita, dan tentunya agar silaturrahmi dari kedua paguyuban tetap terjaga,” tambah Ridwan.

Ketua Umum IPMI Boltim, Zulfikri Mamonto berharap diskusi bersama seperti ini terus berjalan untuk menjaga silaturahmi antar kedua paguyuban.

“Saya harap diskusi seperti ini tetap berjalan. Selain menjaga nalar intelektual kita sebagai mahasiswa, dan tentunya silaturahmi antara IPMI Boltim dan FKMTK tetap terjaga. Terima kasih untuk kedua pembicara yang telah menyempatkan waktu membagi ilmu untuk kami,” ungkap Mamonto.

Diskusi terbuka ini, menghadirkan Director Mapatik yang juga seorang akademisi UKIT, Rikson Karundeng dan Akademisi UNIMA Jerry Wuisang. (*Chimo)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Berita Terbaru

To Top