Bolmong

Renti: Bolmong Kekurangan  364 Tenaga Guru 

MONGONDOW.CO,Bolmong – Untuk meningkatkan kualitas anak didik tak lepas dari peran guru, tapi seiring dengan itu kuantitas guru pengajar tak sebanding dengan jumlah siswa. Hal ini membuat, sejumlah sekolah baik SD dan SMP di kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) mengeluhkan adanya kekurangan tenaga guru pengajar.

Kepala Dinas Pendidikan Renti Mokoginta, mengakui Bolmong masih kekurangan ratusan guru untuk memenuhi kebutuhan tenaga pengajar di daerah.

“Kita masih kekurangan 364 guru SD dan SMP,”ungkap Renti, Selasa (03/12).

Data ini, Kata Renti sesuai dengan analisis kebutuhan tenaga guru disejumlah Sekolah di Bolmong.

“Alhamdulillah ketika dibuka pendaftaran perekrutan Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) banyak yang masuk di formasi tersebut,”ujarnya.

Menurutnya, saat ini guru PNS dibantu oleh tenaga guru honorer untuk menggenapi kebutuhan.

“Ada 250 tenaga honorer atau non PNS dari total 1.902 guru. Jadi ada 1.611 guru yang berstatus PNS,”sebutnya.

Sayangnya, upah untuk guru honorer hanya Rp750 ribu, masih di bawah standar dari upah minimum provinsi (UMP).

“Honor dari daerah itu, sudah ditambah dengan honor dana BOS (bantuan operasional siswa). Honor tersebut dibiayai 15 persen belanja pegawai di dana BOS,” jelas Renti.

Sementara itu, Kepala UPTD Dinas Pendidikan Provinsi Sulut cabang Bolmong, Nursiati Pobela mengungkapkan, untuk SMA, SMK Negeri hingga swasta, total mencapai 275 guru.

“Sedangkan tenaga harian lepas (honorer) yang dibiayai ada 112 guru,”tandasnya. (Yono).

Data Guru PNS dan Non PNS:

SD: 1.095 PNS, 177 Non PNS. Total 1.272 guru

SMP: 516 PNS, 73 Non PNS. Total 589 guru

SMA: 163 PNS, 112 Non PNS. Total 275 guru

(Sumber: Dinas Pendidikan Bolmong)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Berita Terbaru

To Top