Setelah penyegaran lini Arrow Lake, mata dunia teknologi kini tertuju pada tahun 2026, di mana Intel dijadwalkan merilis arsitektur desktop generasi berikutnya yang sesungguhnya, Nova Lake. Generasi ini diprediksi akan membawa peningkatan masif di berbagai aspek, namun sorotan utamanya adalah upaya Intel untuk akhirnya menjawab tantangan teknologi 3D V-Cache milik AMD. Senjata rahasia tersebut bernama Big Last Level Cache (bLLC). Berdasarkan informasi terbaru dari pembocor ternama, Jaykihn, fitur cache besar ini kabarnya hanya akan tersedia pada model desktop “unlocked” atau yang biasa dikenal sebagai seri ‘K’. Langkah ini menandai babak baru persaingan prosesor kelas atas, di mana Intel tidak hanya mengejar angka clock speed, tetapi juga efisiensi memori internal yang selama ini menjadi keunggulan kompetitornya.
Spesifikasi Gahar dan Lompatan Arsitektur
Nova Lake digadang-gadang akan membawa spesifikasi yang sangat agresif. Laporan menunjukkan bahwa prosesor ini akan diproduksi menggunakan fabrikasi Intel 18A dan menawarkan hingga total 52 core. Konfigurasi puncaknya diprediksi terdiri dari 16 P-core (inti performa), 32 E-core (inti efisiensi), dan 4 LP-E core, yang terbagi dalam dua ubin komputasi (compute tiles) yang masing-masing memuat 28 core. Tak hanya soal jumlah inti, Intel juga menjanjikan peningkatan IPC (Instructions Per Clock) sebesar 15% berkat arsitektur P-core baru bernama Coyote Cove. Perlu dicatat bahwa angka peningkatan ini belum menghitung keuntungan tambahan dari instruksi Intel APX.
Dengan konfigurasi sekompleks ini, Nova Lake tampaknya akan mengaburkan batas antara prosesor mainstream dan segmen HEDT (High-End Desktop). Model kelas atas dengan dua ubin komputasi ini bisa dianggap sebagai penerus spiritual dari platform X299 lawas Intel, meskipun kali ini akan menggunakan soket LGA-1954 yang sama dengan CPU mainstream lainnya.
Teknologi bLLC: Jawaban untuk 3D V-Cache
Fokus utama dari bocoran ini adalah implementasi bLLC. Jika rumor tersebut akurat, kita akan melihat total L3 cache hingga 144 MB pada chip Nova Lake tertentu. Angka ini secara teori mengungguli flagship AMD saat ini, Ryzen 9 9950X3D, yang memiliki total cache sekitar 96 MB (gabungan L3 bawaan dan 3D V-Cache). Berbeda dengan AMD yang menumpuk cache tambahan di atas atau di bawah CCD menggunakan hybrid bonding, Intel kemungkinan mengintegrasikan bLLC ini langsung pada ubin komputasi atau menggunakan pengemasan 2.5D seperti yang mereka lakukan pada chip server Clearwater Forest.
Namun, ada detail teknis yang menarik sekaligus membingungkan terkait segmentasi produk. Karena bLLC dikabarkan menjadi bagian dari ubin komputasi, muncul spekulasi bahwa fitur ini mungkin terbatas pada konfigurasi satu ubin saja (seperti Core Ultra 5 kelas menengah dengan 8P+16E) demi alasan biaya. Artinya, model flagship dengan dua ubin komputasi mungkin justru tidak mendapatkan bLLC, atau sebaliknya, Intel mungkin menyiapkan solusi “dual-bLLC” yang lebih ekstrem di masa depan. Hingga saat ini, kepastian mengenai apakah SKU tertinggi akan mendapatkan perlakuan istimewa ini masih menjadi tanda tanya besar, meskipun seorang pembocor sempat menyinggung potensi Core Ultra 9 dengan cache 180 MB.
Kebebasan Overclocking Sejak Hari Pertama
Satu hal yang cukup melegakan bagi para antusias PC adalah kabar bahwa chip dengan bLLC ini akan hadir sebagai model unlocked. Ini berarti pengguna bebas melakukan overclocking untuk memeras performa lebih jauh. Pendekatan ini berbeda dengan saat AMD pertama kali memperkenalkan 3D V-Cache pada era Ryzen 5000, di mana prosesor dikunci karena sensitivitas regulasi voltase pada cache tambahan tersebut. Jika rumor mengenai Nova Lake ini benar, Intel memulai langkah yang tepat dengan langsung memberikan paritas fitur overclocking sejak awal peluncuran, menyaingi seri Ryzen 9000X3D yang kini juga sudah terbuka untuk modifikasi frekuensi.
Potensi Bottleneck dan Segmentasi Pasar
Meskipun spesifikasinya terdengar luar biasa, penggunaan soket mainstream menimbulkan kekhawatiran tersendiri. Karena platform Nova Lake diperkirakan masih menggunakan memori dual-channel, model kelas atas dengan jumlah core masif mungkin akan mengalami keterbatasan bandwidth memori pada beban kerja tertentu. Hal ini menjadikan platform workstation kelas atas tetap relevan bagi mereka yang membutuhkan throughput memori tinggi. Namun, bagi gamer dan pengguna yang menginginkan jumlah core tinggi tanpa harus membayar harga platform Xeon atau Threadripper, Nova Lake bisa menjadi solusi ideal.
Kita masih harus bersabar cukup lama karena peluncuran ini diprediksi baru terjadi pada 2026, setelah arsitektur Panther Lake. Masih terlalu dini untuk bicara soal kecepatan clock final, namun dengan lompatan dua generasi arsitektur dari yang ada saat ini, harapan akan lonjakan performa yang signifikan tentu sangat beralasan.